Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Stres Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Stres Kerja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 November 2012

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISIPLIN KERJA KARYAWAN ( OBJEK PENELITIAN)




SAID HAYUZAR
UNSYIAH
 

ABSTRAK

            Kurangnya disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya faktor kesejahteraan, ancaman, ketegasan pimpinan, minat dan kemampuan, dan keteladanan pimpinan. Faktor – faktor ini menjadi sangat penting dan harus diperhatikan oleh pimpinan supaya karyawan benar – benar disiplin walaupun tanpa diawasi oleh pimpinan secara langsung. Kurangnya disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh dapat dilihat dari absensi yang masih belum optimal dan kurangnya kepatuhan karyawan kepada pimpinan
Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu berapa besar pengaruh faktor kesejahteraan, ancaman, ketegasan pimpinan, minat dan kemampuan, dan keteladanan pimpinan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh.
Berdasarkan kerangka teoritis yang telah dikemukakan di atas dan atas permasalahan yang dikaji penulis merumuskan hipotesis yaitu faktor kesejahteraan, ancaman, ketegasan, minat dan kemampuan serta keteladanan pimpinan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh.
Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh, pengembilan sampel dilakukan dengan metode sensus.
Hasil penelitian menghasilkan persamaan akhir estimator adalah Y = 3,235 + 0,612 X1 +0,433 X2 + 0,032 X3 + 0,177 X4 + 0,025 X5. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,915 atau 91,5% menggambarkan bahwa variabel kesejahteraan, ancaman, ketegasan pimpinan, minat dan kemampuan dan keteladanan pimpinan sangat erat hubungannya terhadap variabel disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh yaitu sebesar 91,5%. Koefisien determinan (R2) bernilai 0,838 atau 83,8% menunjukkan bahwa determinan variabel kesejahteraan, ancaman, ketegasan pimpinan, minat dan kemampuan dan keteladanan pimpinan berpengaruh terhadap variabel disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh sebesar 83,8%. Pembuktian baik dengan menggunakan uji-t maupun uji – F menunjukkan bahwa semua variabel penjelas dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh.
Dari hasil penelitian yang diperoleh koefisien regresi yang paling besar pengaruhnya terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh yaitu variabel kesejahteraan dan yang paling kecil pengaruhnya terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank BNI Cabang Banda Aceh yaitu sikap keteladanan pimpinan maka diharapkan supaya variabel ini lebih ditingkatkan hal ini dapat berguna sebagai contoh dan panutan kepada para karyawan dalam meneladani sikap pimpinan dalam penerapan disiplin itu sendiri.

  

PENGARUH STRES TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI BAPPEDA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM



 ABSTRAK
 M U L Y A D I

Nim: 0011211539



Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres terhadap semangat kerja pegawai BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sedangkan Penarikan sampel ini dilakukan dengan metode “Stratifield Random Sampling” terhadap seluruh pegawai pada BAPPEDA Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berdasarkan lokasi kerja. Pengambilan sampel diambil 82 % dari jumlah total 122 pegawai  yang di dasarkan pada lokasi kerja sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 responden
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa variabel stres dilihat dari faktor lingkungan, individual dan organisasi sangat erat hubungannya terhadap variabel semangat kerja  yaitu sebesar 98,1 %.Pengaruh stres baik dari faktor lingkungan, individual dan organisasi terhadap semangat kerja sebesar 96,2 %, dan sisanya 3,8 % dipengaruhi oleh variabel lainnya seperti motivasi, disiplin kerja dan lain-lain.
Pengujian yang dilakukan secara partial ternyata diperoleh T hitung dalam penelitian ini untuk semua variabel bebas lebih besar dari t tabel sehingga dapat disimpulkan semua variabel bebas dalam penelitian ini dilihat dari variabel faktor lingkungan, individual dan organisasi secara partial berpengaruh signifikan  terhadap semangat kerja. Pengujian dengan menggunakan uji F juga memberikan pengaruh yang signifikan secara simultan variabel faktor lingkungan, individual dan organisasi terhadap semangat kerja.
Untuk menghindari dan mengatasi stress kerja pegawai yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kurang menguasai teknologi seperti komputer, internet dan sebagainya sebaiknya pimpinan BAPPEDA dapat melakukan pelatihan yang lebih intensif dan melibatkan pegawai dari semua golongan.  Bahkan akan lebih baik lagi apabila dalam perekruitan pegawai keahlian-keahlian yang dimiliki oleh calon pegawai juga turut dipertimbangkan sehingga diharapkan pegawai yang diterima adalah pegawai yang siap pakai.